Korandigital.web.id

Ince Rahim, Serangan Opini terhadap Gibran, PSI Selayar Diminta Tetap Solid

, Oktober 12, 2026 WIB Last Updated 2026-10-12T10:59:26Z
Foto : Dewan Penasihat DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kepulauan Selayar, Ince Rahim

SELAYAR | KORANDIGITAL — Dewan Penasihat DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kepulauan Selayar, Ince Rahim, menilai berbagai serangan opini terhadap Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka perlu dicermati secara kritis. Ia menduga dinamika tersebut berpotensi berkaitan dengan kepentingan politik jangka panjang menjelang kontestasi politik 2029.

Ince menilai, isu yang berkembang di ruang publik tidak seharusnya langsung disimpulkan sebagai persoalan personal. Menurutnya, kemungkinan adanya upaya melemahkan legitimasi politik Gibran perlu menjadi bagian dari pembacaan terhadap dinamika politik nasional.

“Serangan terhadap Gibran Rakabuming Raka memiliki agenda besar yang patut dicermati. Isu-isu yang berkembang berpotensi menjadi instrumen untuk melemahkan legitimasi Wakil Presiden di tengah masyarakat,” ujar Ince Rahim.

Meski demikian, dugaan mengenai agenda politik tersebut merupakan pandangan Ince. Ia mengingatkan masyarakat agar tetap mengedepankan informasi yang terverifikasi dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan terhadap berbagai polemik yang berkembang.

Sebagai bagian dari Dewan Penasihat PSI Selayar, Ince juga meminta kader partai menjaga konsolidasi organisasi dan tidak kehilangan fokus dalam menjalankan kerja-kerja politik di tengah masyarakat.

Menurutnya, perbedaan pandangan di parlemen harus dipahami secara proporsional. Pernyataan seorang anggota DPR, kata dia, tidak serta-merta mencerminkan sikap resmi seluruh partai politik yang tergabung dalam koalisi pendukung pemerintah.

“Suara-suara yang muncul di DPR adalah suara orang per orang dan tidak otomatis merepresentasikan sikap seluruh koalisi parlemen. Karena itu, masyarakat perlu melihat persoalan secara utuh dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan,” katanya.

Ince juga menilai kinerja Gibran sebagai Wakil Presiden perlu dievaluasi berdasarkan pelaksanaan tugas, kebijakan, serta kontribusi nyata bagi bangsa, bukan semata-mata melalui polemik yang berkembang di ruang publik.

PSI Selayar Diminta Perkuat Kerja Lapangan

Di sisi lain, Ince menegaskan pentingnya menjaga soliditas internal PSI dan komunikasi politik dengan partai-partai pendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Ia berharap dinamika politik nasional tidak menghambat upaya partai dalam mengawal program strategis pemerintah sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat.

“PSI dan partai-partai pendukung pemerintah harus tetap solid dalam mengawal dan menuntaskan program strategis Presiden Prabowo Subianto. Jangan sampai kita kehilangan fokus hanya karena dinamika informasi dan polemik politik yang berkembang,” ujarnya.

Ince turut menyinggung angka 4,3 persen yang disebutnya menjadi salah satu capaian yang perlu diperhatikan PSI. Menurut dia, perkembangan dukungan tersebut harus menjadi motivasi bagi kader untuk memperluas jangkauan politik dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Namun, ia mengingatkan bahwa capaian elektoral harus diimbangi dengan kerja nyata, kedekatan dengan masyarakat, serta konsistensi dalam memperjuangkan aspirasi publik.

“Jangan cepat berpuas diri, karena kepercayaan masyarakat harus dijawab dengan kerja nyata. Kita harus terus bergerak, memperluas jangkauan, dan membuktikan bahwa PSI hadir untuk masyarakat,” katanya.

Menutup pernyataannya, Ince mengajak seluruh kader PSI di Kabupaten Kepulauan Selayar memperkuat konsolidasi organisasi, menjaga semangat perjuangan, dan tetap fokus membangun kepercayaan publik di tengah dinamika politik nasional.

“PSI harus tetap solid, bergerak bersama, dan tidak kehilangan arah perjuangan. Kita jaga semangat, kita perkuat kerja lapangan, dan kita buktikan melalui kerja nyata. PSI… Ewako!” tutupnya.
Komentar

Tampilkan

  • Ince Rahim, Serangan Opini terhadap Gibran, PSI Selayar Diminta Tetap Solid
  • 0

Terkini