Korandigital.web.id

Ince Rahim: Dinamika Politik Gibran Tak Lepas dari Persaingan, Kader PSI Selayar Diminta Tetap Solid

Pewarta
, Oktober 09, 2026 WIB Last Updated 2026-10-12T01:50:24Z


SELAYAR | KORANDIGITAL - Dewan Penasihat DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kepulauan Selayar, Ince Rahim, menilai polemik politik yang melibatkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam sepekan terakhir tidak bisa dilepaskan dari persaingan politik nasional.

Ince menduga dinamika tersebut berkaitan dengan upaya melemahkan reputasi politik Jokowi sekaligus membangun persepsi negatif terhadap Gibran menjelang kontestasi politik 2029. Ia menilai, situasi itu perlu dibaca dalam konteks perkembangan elektabilitas PSI yang disebutnya telah mencapai 4,3 persen.

“Dinamika yang berkembang dalam minggu ini terkait Mas Wapres, nuansanya kentara bahwa ini soal politik. Silih berganti Pak Jokowi dan Mas Gibran yang ditembak,” ujar Ince Rahim.

Menurut Ince, Jokowi masih memiliki pengaruh dalam peta politik nasional. Sementara itu, Gibran dinilainya berpotensi menjadi sasaran pembentukan opini menjelang agenda politik mendatang.

“Target terhadap Pak Jokowi adalah mendegradasi reputasi politiknya, sementara terhadap Mas Gibran adalah menggagalkan langkah politiknya pada 2029. Menurut saya, ini merupakan target khayalan dari para politisi yang mulai resah karena merasa terlampaui oleh lompatan PSI,” tegasnya.

Meski demikian, penilaian tersebut merupakan pandangan politik Ince. Ia tidak merinci pihak yang diduga berada di balik dinamika tersebut maupun bukti yang mendasari dugaan adanya upaya sistematis untuk melemahkan Jokowi dan Gibran.

Minta Kader PSI Selayar Tak Larut dalam Polemik

Di tengah dinamika politik nasional, Ince meminta seluruh jajaran PSI di Kabupaten Kepulauan Selayar tidak terjebak dalam polemik dan manuver politik yang berkembang di tingkat pusat.

Ia menegaskan, kader harus tetap menjaga soliditas organisasi dan memperkuat kerja nyata di tengah masyarakat. Menurutnya, kekuatan partai tidak cukup dibangun melalui perdebatan di ruang publik, tetapi harus dibuktikan lewat kontribusi langsung dalam menjawab persoalan warga.

“Sebagai Dewan Penasihat PSI di Kabupaten Kepulauan Selayar, saya meminta jajaran PSI agar tetap tenang dan jangan terpengaruh manuver politik pihak lain. Tetap konsisten bekerja dan bekerja, turun ke masyarakat, bantu masyarakat yang menghadapi masalah sekecil apa pun. Hanya dengan kesungguhan kita dapat menuai hasil,” katanya.

Ince juga berpandangan bahwa Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka masih memiliki dukungan politik yang kuat di parlemen. Karena itu, ia meminta kader PSI tidak mudah goyah menghadapi berbagai perdebatan politik.

Baginya, polemik yang berkembang semestinya menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi internal, memperluas basis dukungan, serta meningkatkan kehadiran partai di tengah masyarakat.

PSI Tegaskan Dukungan kepada Prabowo-Gibran

Ince menegaskan, PSI tetap konsisten mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran. Namun, dukungan tersebut, menurut dia, perlu berjalan beriringan dengan pengabdian kepada masyarakat dan keberpihakan terhadap kepentingan rakyat.

Ia meminta seluruh kader menjadikan dinamika politik saat ini sebagai motivasi untuk meningkatkan kerja organisasi, bukan alasan untuk terjebak dalam konflik dan saling serang di ruang publik.

“Jangan terpengaruh dengan dinamika politik yang berkembang saat ini. Anggap saja ini suplemen politik untuk PSI. PSI tetap konsisten mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran,” pungkas Ince Rahim.

Ia menutup pernyataannya dengan seruan penuh semangat, “Ewako!”
Komentar

Tampilkan

  • Ince Rahim: Dinamika Politik Gibran Tak Lepas dari Persaingan, Kader PSI Selayar Diminta Tetap Solid
  • 0

Terkini