Korandigital.web.id

‎Bukit Nane Paradise Perketat Akses, Travel Tak Berizin Disorot

, Oktober 05, 2026 WIB Last Updated 2026-10-05T14:12:06Z

‎SELAYAR | KORANDIGITAL - Pengelola kawasan wisata Bukit Nane Paradise di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, akan memperketat akses pengunjung mulai 9 Oktober 2026 dengan menerapkan sistem satu pintu atau one-gate system, menyusul masih ditemukannya agen perjalanan yang membawa wisatawan masuk tanpa izin pengelola.
‎
‎Pemilik lahan sekaligus pengelola Bukit Nane Paradise, Rasman, mengatakan kawasan tersebut hanya akan menerima wisatawan yang melakukan pemesanan resmi secara langsung melalui pengelola. Kebijakan itu diambil setelah pelanggaran akses disebut masih terjadi meski Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar telah melakukan inspeksi mendadak pada 3 Oktober.
‎
‎"Usai sidak hari Sabtu itu, masih ada pihak traveling yang berani masuk membawa wisatawan pada hari Minggu (4/10) dan Senin (5/10) tanpa izin dari kami," kata Rasman kepada redaksi, Senin (5/10/2026).
‎
‎Rasman mengatakan pembatasan akses bukan semata-mata untuk mengatur lalu lintas wisatawan, tetapi juga berkaitan dengan tanggung jawab pengelola terhadap keselamatan pengunjung yang berada di kawasan tersebut.
‎
‎"Ini tentu tidak kita minta-minta, tetapi kalau misalnya ada korban kecelakaan di tempat pariwisata itu, maka yang pertama dipanggil dan dimintai pertanggungjawaban itu adalah saya, bukan pihak traveling," katanya.
‎
‎Menurut dia, sistem pemesanan langsung akan memungkinkan pengelola memiliki data kunjungan dan identitas wisatawan secara lebih terkontrol. Sistem tersebut juga dinilai penting untuk memastikan setiap pengunjung tercatat sebelum memasuki kawasan.
‎
‎Pengelola juga menyatakan rekapitulasi kunjungan akan dilaporkan kepada pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya mendukung transparansi administrasi kunjungan, penerimaan pajak daerah dan pengembangan sektor pariwisata di Kepulauan Selayar.
‎
‎Rasman mendesak Dinas Pariwisata Kabupaten Kepulauan Selayar meningkatkan pengawasan dan mengambil langkah penertiban terhadap agen perjalanan yang beroperasi tanpa izin atau mengabaikan ketentuan pengelola kawasan.
‎
‎Ia menilai penertiban tidak cukup hanya dilakukan melalui inspeksi, tetapi perlu diikuti pengawasan berkelanjutan agar akses wisatawan ke kawasan Bukit Nane berlangsung secara tertib, legal dan memperhatikan aspek keselamatan.
‎
‎Mulai 9 Oktober, wisatawan yang hendak berkunjung ke Bukit Nane Paradise diarahkan melakukan official booking langsung kepada pengelola sebelum memasuki kawasan.
Komentar

Tampilkan

  • ‎Bukit Nane Paradise Perketat Akses, Travel Tak Berizin Disorot
  • 0

Terkini