Pasca Kasus Ibu dan Bayi Meninggal, Warga Rajuni Kerja Bakti dan Tolak Kembalinya Bidan Marfiani

Table of Contents


Aktivitas Masyarakat di Sekitar Puskesmas Desa Rajuni 

KORANDIGITAL – Aktivitas warga Pulau Rajuni, Kecamatan Takabonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar, mulai kembali terlihat pasca dipindahkannya Bidan Marfiani untuk menjalani pembinaan di Dinas Kesehatan Selayar. Pemindahan tersebut dilakukan menyusul peristiwa meninggalnya seorang ibu dan bayi yang sebelumnya ditangani bidan tersebut di tempat praktiknya di Pulau Rajuni.

Pantauan di lapangan menunjukkan, sebagian besar warga tampak antusias melaksanakan kerja bakti di sekitar Puskesmas Pulau Rajuni. Kegiatan itu disebut sebagai bentuk kepedulian warga terhadap pelayanan kesehatan di wilayah mereka, sekaligus upaya memulihkan kepercayaan masyarakat pasca insiden yang sempat mengguncang pulau tersebut.

Sejumlah warga menyampaikan harapan agar pemerintah daerah, khususnya Bupati Kepulauan Selayar, tidak mengembalikan Bidan Marfiani ke Pulau Rajuni. Mereka menilai, peristiwa meninggalnya ibu dan bayi telah menimbulkan trauma mendalam serta kekhawatiran di tengah masyarakat.

“Warga ingin ada tenaga kesehatan yang benar-benar membuat kami merasa aman dan tenang. Kejadian kemarin sangat membekas,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga juga berharap Dinas Kesehatan Selayar dapat segera menempatkan tenaga kesehatan pengganti yang dinilai profesional serta mampu memberikan pelayanan medis yang optimal, mengingat Pulau Rajuni merupakan wilayah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.

Posting Komentar