Diduga Ditolak Rujukan, Ibu dan Bayi Meninggal Saat Persalinan di Desa Rajuni Kecamatan Takabonerate

Table of Contents

 


‎KORANDIGITAL | SELAYAR - Kasus dugaan kelalaian medis kembali mencuat di Kabupaten Kepulauan Selayar. Seorang ibu hamil bernama Jumasia (39) bersama bayinya dilaporkan meninggal dunia saat proses persalinan yang berlangsung di rumah seorang bidan di wilayah Desa Rajuni, Kecamatan Takabonerate, Kamis 25 Desember 2025 lalu.

‎Peristiwa ini menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial Facebook melalui akun Kalla Selayar, pada 1 Januari 2026. Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa korban meninggal dunia karena tidak mendapatkan izin rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai.

‎Menurut keterangan keluarga, saat kondisi Masya memburuk, pihak keluarga telah berupaya meminta agar korban segera dirujuk ke Selayar. Bahkan, korban disebut sempat memohon kepada suaminya untuk segera dibawa ke Selayar. Namun, bidan yang menangani persalinan tersebut menyatakan sanggup melakukan proses persalinan secara mandiri dan meyakinkan keluarga bahwa bayi dapat dilahirkan dengan aman.

‎“Bidan bilang sanggupji keluarkan anaknya dengan aman,” ungkap salah satu anggota keluarga korban.

‎Namun nahas, proses persalinan tersebut berujung duka. Ibu dan bayi dinyatakan meninggal dunia. Keluarga korban pun mengaku kecewa dan tidak puas atas pelayanan yang diberikan. Bahkan, keluarga menyebut bidan yang bersangkutan sempat melontarkan kalimat bernada ancaman.

‎“Bidan itu sempat bilang, ‘Awas kalau mutuntutka’,” ujar pihak keluarga, menirukan pernyataan yang diduga diucapkan bidan tersebut.

‎Diketahui, persalinan dilakukan di rumah pribadi bidan yang juga bertugas di Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Rajuni, bernama Marfiani.

‎Hingga berita ini diturunkan, pihak redaksi masih berupaya mengonfirmasi kebenaran informasi tersebut kepada Kepala Desa Setempat H. Alwani, pada Kamis malam 1 Januari 2026. Upaya konfirmasi dilakukan guna memperoleh penjelasan resmi terkait peristiwa atas kejadian yang menyebabkan Kematian yang belum membuahkan hasil.

‎Kasus ini memicu keprihatinan masyarakat dan memunculkan desakan agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap layanan kesehatan dasar, khususnya pelayanan kebidanan di wilayah kepulauan.


Posting Komentar